Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

Thumbnail Dialog Tag
Paper and Pen by rawpixel.com

Dialog tag adalah frase yang mengikuti dialog, bertujuan untuk menginformasikan identitas si pengucap dialog. Dan tanpa keberadaan dialog tag, pembaca akan kesulitan untuk mengetahui identitas si pengucap dialog.


Berikut ini adalah aturan dalam penulisan dialog tag :

 

1. Koma sebelum petik terakhir

 

Apabila kita menggunakan dialog tag, maka dialog diakhiri dengan tanda koma dan dialog tag selalu diawali dengan huruf kecil.

 

Contoh:

 

- "Kopinya enak," kata Hamdi.

- "Iya," kataku.

 

Catatan tambahan:

Ada dialog tag yang netral seperti ujar, salam, celetuk, ucap, desak, kata, pamit, harap, pesan, cetus, tutur, papar, ungkap, tandas, tanya, tegur, sapa, ajak, panggil, pungkas, tegas, ajak, pinta, tunjuk, beber, seloroh, cakap, lontar, akunya.

 

Ada lagi dialog tag yang netral sebagai respons seperti sahut, lanjut, jawab, tawar, tolak, sambut, sanggah, imbuh, terang, balas, tangkas, tambah, sambung, jelas, sela, sosor, tukas, potong, kilah, usul, putus, protes, urai, saran, berondong, timpal, kekeh, kelit, deham.

 

Ada pula dialog tag yang menunjukkan emosi seperti sindir, hina, gerutu, sungut, rengek, tekad, resah, cemooh, ejek, kelakar, canda, cela, ledek, gerundel, puji, keluh, adu, perintah, cibir, tuntut, decit, cicit.

 

Ada pula dialog tag yang menunjukkan emosi bernada rendah seperti bisik, gumam, decak, desah, rintih, desis, sesal, ulang, lirih, racau, batin, ringis, hembus, goda, rajuk.

 

Dan ada pula dialog tag yang menunjukkan emosi bernada tinggi seperti - jerit, geram, usir, bentak, berang, hardik, teriak, tuduh, tampik, tantang, pekik, tekan, sembur, seru, erang, serang, cecar, raung, sergah, murka, dengus, ketus, marah.

 

2. Titik sebelum petik terakhir

 

Apabila tidak ada kalimat lain setelah dialog, maka dialog diakhiri dengan tanda titik. Begitu juga apabila menggunakan kalimat aksi, maka dialog diakhiri dengan tanda titik dan kalimat aksi diawali dengan huruf kapital.

 

Contoh:

 

- "Dia tega meninggalkanku." Matanya terlihat mulai berkaca-kaca.

- "Begitulah hidup."

 

3. Tanda tanya dan tanda seru sebelum petik akhir

 

Contoh:

- "Apakah kau bersedia menikah denganku?" tanya Hamdi.

- "Dasar kampungan!" Fitri hanya diam.

 

4. Tanda elipsis

 

Contoh:

- "Aku ... minta maaf."

- "Ibu tiriku sangat kejam dan ...." Aira tak sanggup melanjutkan ceritanya.

 

Catatan tambahan: Tanda elipsis dipakai untuk menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau kutipan ada bagian yang dihilangkan. Cara penulisannya adalah sebelum dan sesudah tanda elipsis diberi spasi, tapi apabila di akhir kalimat, maka tambah satu titik sebagai tanda kalimat berakhir.

 

5. Dialog sambungan

 

Huruf pertama di awal dialog menggunakan huruf kapital dan saat melanjutkan dialog, menggunakan huruf kecil.

 

Contoh:

- "Aku," matanya sayu, "sangat mencintainya."

 

6. Dialog sapaan

 

Kata sapaan digunakan untuk menyapa lawan bicara. Cara penulisannya adalah dengan menggunakan koma sebelum kata sapaan.

 

Contoh:

- "Ayah sudah datang, Bu?"

- "Belum, Nak."

 

Semoga bermanfaat dan mari kita sama-sama belajar. Jika ada kesalahan dalam postingan ini, jangan ragu untuk meninggalkannya di kolom komentar, terima kasih!


Sumber: Kompasiana dan Rinmuna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib